Toyota Stop Sementara Ekspor Veloz ke ASEAN

Toyota All New Veloz-dok.TAM
JAKARTA, AVOLTA – Buntut dari skandal keselamatan yang melibatkan Daihatsu Motor Co, Toyota Motor Corp menghentikan pengiriman enam model kendaraannya ke beberapa negara di Asia Tenggara. Dua dari enam model yang berhenti dikirim tersebut, adalah Avanza dan Veloz.
Enam model ini berhenti dikirim ke Thailand, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan juga Kamboja.
Dilansir Yomiuri Shimbun, Toyota saat ini tengah melakukan pembicaraan dengan pihak berwenang di masing-masing negara, mengenai kapan akan melanjutkan pengiriman enam model tersebut. Sementara itu, enam model yang berhenti dikirim ini, merupakan kendaraan merek Toyota yang juga dikembangkan oleh Daihatsu.
Sementara itu, terkait sistem sertifikasi kendaraan memang berbeda-beda setiap negara. Contohnya, Thailand, Toyota akan melakukan sertifikasi ulang Veloz berdasarkan intruksi dari otoritas Negeri Gajah Putih.
Untuk diketahui, model yang berhenti dikirim ini menyumbang sekitar 5% dari produksi Toyota di Asia, dan diperkirakan tidak akan berdampak besar.

Toyota All New Avanza diluncurkan pada 10 November 2021 – dok.TAM
“Kami ingin melanjutkan pengiriman sepenuhnya tahun depan,” ujar CEO Toyota wilayah Asia Masahiko Maeda, kepada wartawan di Thailand, pekan lalu.
Sebagai informasi, kasus ini mencuat setelah tim independen melakukan investigasi, dan ditemukan skandal kasus keselamatan Daihatsu.
Kasus pelanggaran regulasi ini sendiri, melibatkan 64 model kendaraan, termasuk 22 model yang dijual menggunakan merek Toyota, serta tiga mesin yang dipasarkan secara global.
