Kemenperin Cuek Program Motor Listrik Gagal Tahun Ini

Jokowi Pastikan Insentif untuk Sepeda Motor Listrik Bakal Disahkan Duluan (AHM)
JAKARTA, AVOLTA – Penyerapan program subsidi motor listrik di Indonesia pada tahun ini masih sangat minim. Namun, Kementerian Perindustrian tidak terlalu ambil pusing, terkait hal tersebut, karena memang pemberian bantuan ini akan dilanjutkan tahun depan.
Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin, Hendro Martono mengatakan kuota subsidi motor listrik yang akan ditetapkan sebanyak 600.000 unit sesuai dengan hasil rapat terbatas (ratas) dengan Presiden Joko Widodo.
“Program [subsidi] kan 2 tahun. Jadi, tahun depan masih ada dan mudah-mudahan tahun depan bisa meningkat,” ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan laman Sisapira.id. tercatat sisa kuota subsidi motor listrik masih mencapai 191.428 unit. Detailnya, 5.406 dalam proses pendaftaran, 1.749 terverifikasi, dan 1.418 telah tersalurkan.
Menanggapi rendahnya program subsidi tersebut, bahkan setelah peraturan penerima diubah, yaitu 1 NIK untuk 1 motor listrik, Hendro mengatkan rata-rata sehari memang terdapat 150 pendaftar pasca diubahnya persyaratan penerimaan bantuan ini.
Adapun, rendahnya penyerapan disebut lantaran syarat penerimaan 1 NIK 1 unit baru berlaku pada September 2023.
“September kemarin baru terapkan 1 NIK 1 motor. Lalu, kita perhatikan 1 hari sekitar 150 [pendaftar] lah rata-rata. Kalau [kuota] tidak habis tahun depan masih ada,” tukasnya.
