Ekspor Toyota Yaris Cross ke Meksiko Tersendat

Target 22 Ribu, Toyota Mulai Ekspor Yaris Cross ke 25 Negara (TMMIN)
JAKARTA, AVOLTA – Toyota Motor Manfacturing Indonesia (TMMIN) mengirimkan surat ke Menteri Perdagngan Zulkifli Hasan, terkait pengiriman Yaris Cross ke Meksiko yang terhambat kuota impor. Hal tersebut, tentu saja dapat mempengaruhi potensi pengiriman mobil dari Tanah Air ini, yang bisa berkurang sebesar US$ 120 juta hingga US$ 150 juta.
“Kami sedang pelajari untuk menambah volume ekspor ke negara Meksiko untuk produk Yaris Cross sebanyak 10 ribu unit per tahun. Namun, kami menghadapi kendala limitasi kuota impor dari negara Meksiko,” tulis surat dari TMMIN tersebut, disitat dari Kumparan, Sabtu (21/10/2023).
Menanggapi permasalahan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan pihaknya akan memastikan mengusahakan agar Indonesia dapat menjadi perjanjian kerja sama perdagangan atau Free Trade Agreement (FTA) dengan Meksiko.

Kijang Innova BEV Concept Study Car langsung disambangi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto pada pembukaan IIMS Hybrid 2022. (TAM)
Selain itu, Airlangga juga mengatakan pihaknya akan menjalin Perjanjian Komprehensif dan Progresif untuk Kemitraan Trans-Pasifik atau Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP).
“Bilateral FTA kita akan terus dorong, tapi salah satu juga bisa kita kaji CPTPP karena itu akan membuka banyak,” tutur Airlangga saat ditemui usai pembukaan TEI 2023 di ICE BSD, beberapa waktu lalu.
Lanjut Airlangga, jika adanya perjanjian CPTPP akan menguntungkan bagi Indonesia. Pasalnya, produk ekspor Indonesia akan memiliki jangkauan lebih luas hingga Amerika Utara.
Sementara itu,d aris egi tantangan, Airlangga menyebutkan pihaknya tidak dapat menjanjikan perjanjian antar negara ini bisa disetujui dalam satu tahun.
“Itu berbasis negosiasi, FTA itu tidak satu tahun (selesai satu tahun), itu 1-2 tahun baru kita bisa akses pasarnya,” tukas Airlangga.
