Penjelasan Luhut Alasan Tesla Batal Investasi di Indonesia

Menteri Koordinator bidang kemaritiman dan invesitasi, Luhut Pandjaitan dan CEO Tesla Motors ketika bertemu di Austin, Texas, 26 April 2022. (www.instagram.com/@luhut.pandjaitan)

JAKARTA, AVOLTA – Tesla Inc resmi batal melakukan investasi pembuatan pabrik mobil listrik di Indonesia. Alasan utama karena masalah perekonomian global yang sedang dalam kondisi tidak kondusif, termasuk kelebihan pasokan kendaraan listrik.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, yang menyebut sempat menghabiskan waktu sekitar dua jam lebih dengan Elon Musk untuk membahas investasi Tesla di Indonesia.

“Kami membahas Tesla dengan sangat detail menghabiskan waktu sekitar 2 jam 30 menit dengan Elon di kantornya. Ya, dia memberikan pesan yang sangat jelas tentang apa yang terjadi ekonomi global dan apa yang menjadi kekhawatiran tentang kelebihan kapasitas saat ini,” ungkap Luhut dalam Bloomberg CEO Forum at Asean dikutip melalui kanal YouTube Bloomberg Live, Kamis (7/9/2023).

Luhut menjelaskan, Tesla tidak akan melakukan investasi dalam waktu satu sampai dua tahun ke depan. Dia pun memaklumi hal tersebut dan mengatakan Indonesia tidak masalah jika Tesla belum bisa investasi di Indonesia.

Saya bilang kepadanya [Elon Musk] baiklah, kami baik-baik saja. Maksud saya, jika anda tidak dapat berinvestasi di Indonesia untuk sesaat tidak masalah,” tutur Luhut.

Luhut melanjutkan, Tesla juga sedang menunda investasi di Mexico untuk sementara, lantaran kapasitas produksinya mencapai 3 juta kendaraan, sedangkan pasar hanya bisa menyerap sekitar 1 juta kendaraan.

CATEGORIES
TAGS