Ridwan Kamil Sepakat Jangan Terpaku pada Mobil Listrik

Toyota Rav4 PHEV GR Sport salah satu mobil hybrid andalan mulai dijual di GIIAS 2023. (Inillah.com)

TANGERANG, AVOLTA – Dalam mencapai target emisi nol dan program percepatan elektrifikasi di Indonesia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sepakat jika tidak melulu mengandalkan mobil listrik berbasis baterai alias battery electric vehicle (BEV).

Menurut dia, banyak teknologi lain yang bisa dimanfaatkan untuk mencapai target tersebut. Salah satunya memanfaatkan penggunaan mobil hybrid karena pada intinya mobil tersebut tidak memakai full bahan bakar minyak.

“Kalau menurut saya, hybrid tidak menjadi masalah karena setengah menggunakan listrik dan setengahnya lagi BBM, yang paling penting itu tidak semuanya pakai BBM,” tutur pria yang akrab disapa Kang Emil ini di GIIAS 2023 belum lama ini.

Selain itu, dia juga mengimbau agar masyarakat juga mau beralih dari kendaraan bermesin konvesional ke elektrifikasi yang di dalamnya terdapat terknologi listrik hingga hibrida untuk membantu menurunkan polusi udara.

“Menurut data 70% polusi dari kendaraan, jadi sudah saatnya kalau ada pilihan mengkonversi ke mobil listrik untuk mengurangi polusi,” kata Kang Emil.

Ridwan menjelaskan, Pemprov Jawa Barat sudah mulai menggunakan mobil listrik untuk kendaraan operasional kepala dinas. Total sebanyak 22 unit diperuntukkan bagi 18 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar.

“Bagi PNS-PNS juga yang membeli mobil pribadi sudah saatnya beralih ke mobil listrik atau hybrid,” ucap Kang Emil.

CATEGORIES
TAGS