Kawal Investasi LG di Indonesia sampai Terealisasi

JAKARTA, AVOLTA – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinaasi Penanawam Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah sangat mengapresiasi langkah LG untuk berinvestasi di Indonesia, dengan melakukan pembangunan pabrik baterai.

Kucuran dana dari pabrikan asal Korea Selatan ini, senilai Rp 142 triliun, dan diharapkan mampu untuk mendukung percepatan kelanjutan realisasi mega proyek grand package ekosistem baterai kendaraan listrik.

“Kementerian Investasi berkomitmen terus mengawal proses perizinan dan kemudahan investasi LG di Indonesia agar cepat terealisasi dan memberikan manfaat khususnya kedua negara Indonesia dan Korea,” kata dia, dikutip dari Antara, Sabtu (5/8/2023).

Sementara itu, Bahlil juga mengapresiasi pihak yang sepakat dan berkomitmen untuk melanjutkan proyek ini.

Proyek ini sempat terkendala karena aturan Inflation Reduction Act (IRA) di Amerika Serikat yang mempengaruhi rantai pasok bahan baku baterai kendaraan listrik dunia.

Sementara itu, CEO LG Energy Solution, Young Soo Kwon mengatakan, pihaknya juga mengapresiasi tinggi pemerintah Indonesia dan BUMN untuk dukungannya untuk proyek tersebut.

“Tanpa dukungan pemerintah sangat mustahil untuk bisa mencapai kesepakatan untuk memulai realisasi, saat ini LG telah menyelesaikan hal yang tersulit dalam negosiasi antar konsorsium, yaitu penentuan pemegang saham di perusahaan patungan di setiap rantai pasok,” ujarnya.

“Setelah tercapainya kesepakatan di struktur saham, LG konsorsium yakin negosiasi akan jauh lebih mudah dan menargetkan untuk memulai konstruksi pabrik katoda di tahun 2023,” pungkas Young Soo Kwon.

CATEGORIES
TAGS