Pabrik Suzuki Indonesia Bisa Tambah Model Baru

JAKARTA, AVOLTA – Model yang dijual PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) di Indonesia sebagian masih diimpor utuh dari India. Contoh Grand Vitara, Baleno, Ignis, dan S-Presso, bahkan Jimny juga merupakan produk impor, tapi dari Jepang.

Kapasitas pabrik Suzuki di Indonesia begitu besar, yaitu mencapai 300.000 unit per tahun, tapi sejauh ini baru menghasilkan 200.000 unit per tahun. Model yang dirakit di dalam negeri seperti APV, Carry, Ertiga, Ertiga Hybrid, dan XL-7 hybrid dan non hybrid.

Melihat potensi tersebut, menurut Direktur Pemasaran PT SIS Donny Saputra fasilitas pabrik tersebut masih bisa dioptimalisasi. Bahkan prinsipal sudah melihat Indonesia untuk memproduksi model lain karena kapasitas pabrik di India dan Jepang sudah penuh.

“Masih 100.000 unit dan itu tidak hanya lokal tapi juga untuk kebutuhan pasar ekspor, tidak hanya teknologi tapi model-model baru yang kami siapkan,” tutur Donny mengutip pemberitaan sejumlah media otomotif nasional.

Donny menjelaskan, prinsipal Suzuki di Jepang sudah menyiapkan strategi jangka panjang menyiapkan pemindahan kapasitas produksi dari India ke Indonesia. Hanya saja dia belum bisa memastikan kapan rencana itu terelaisasi.

“Mungkin baru akan terlaksana paling cepat 2024 atau di 2025. Tapi juga belum produk apa yang akan dipindahkan produksinya dari India,” kata Donny.

Perlu diketahui, mengutip Asia Nikkei, Rabu (12/7/2023) pasar otomotif di India merupakan terbesar ketiga dunia. Kondisinya sekarang ini naik 28% menjadi 4,85 juta unit pada tahun fiskal 2022. Maruti Suzuki India Limited membukukan 41% pangsa pasar otomotif India.

CATEGORIES
TAGS