Produksi Mobil Listrik di Cina Tembus 20 Juta Unit

Produksi kendaraan Energi Baru di Cina Tembus 20 Juta Unit (Carnewschina)

BEIJING, AVOLTA – Pertumbuhan kendaraan energi baru (NEV) alias teknologi elektrifkasi di Cina terus meningkat tajam, bahkan telah mencapai produksi ke-20 juta unit. Pencapaian tersebut, ditandai saat GAC Aion Hyper GT berwarna perak meluncur dari jalur produksi di Guangzhou, Ibu Kota Provinsi Guangdong.

Seremonial pencapaian produksi ke-20 juta unit model NEV di Negeri Tirai Bambu ini, juga disaksikan oleh berbagai perwakilan pabrikan kendaraan ramah lingkungan Tiongkok, seperti FAW, Dongfeng, SAIC, Changan, BAIC, BYD, Chery, JAC, Great Wall Motors, NIO, Xpeng, dan Tesla.

Disitat dari Carnewschina, Rabu (5/7/2023), NEV sendiri terdiri dari tiga jenis kendaraan, yaitu BEV, PHEV, dan EREV (extender range).

Berdasarkan informasi dari Asosiasi Produsen Otomotif Cina, negara ini membutuhkan waktu sekitar 27 tahun untuk memproduksi NEV ke-10 juta unit pada Februari 2022, sejak produksi dimulai pada 1995. Sejak itu, hanya butuh 1 tahun 5 bulan, untuk Cina bisa mencetak sejarah dengan produksi NEV ke-20 juta unit.

Industri otomotif di Cina saat ini memang tengah melakukan transformasi, dengan didukung pertumbuhan NEV. Bahkan, dalam lima bulan pertama 2023, pangsa pasar domestik merek lokal menguasai 53,1% melampaui merek mobil asing.

Selain itu, dalam periode yang sama, produksi dan penjualan NEV di Cina juga mencapai masing-masing 3,005 juta unit dan 2,94 juta unit. Jumlah tersebut, meningkat dari tahun lalu, sebesar 45,1% dan 46,8%.

Sebagai informasi, saat ini, ada lebih dari 140 merek mobil Cina, dan NEV merupakan anak emas industri otomotif negara tersebut. Tak mengherankan, jika Cina terus mendorong pertumbuhan NEV di pasar global, dengan dukungan kebijakan dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Cina.

CATEGORIES
TAGS