Mobil Hybrid Bertenaga Surya Meledak Tewaskan 2 Peneliti

ROMA, AVOLTA – Mobil hybrid bertenaga surya yang menggunakan kit aftermarket yang didanai oleh Uni Eropa meledak saat uji coba. Akibat kejadian naas tersebut, dua peneliti asal Italia yaitu Maria Vittoria Prati (66) dan Fulvio Filace (25) tewas.
Disitat dari Carscoops, dua peneliti ini telah melakukan uji jalan Volkswagen Polo yang dilengkapi kit aftermarket dari Life-Save. Perangkat yang dipasang, bisa mengubah kendaraan mesin pembakaran internal (ICE) menjadi kendaraan hibrida bertenaga surya.
Penyebab ledakan yang menewaskan dua peneliti ini belum teridentifikasi. Namun, Dewan Riset Nasional Uni Eropa telah kerja sama dengan kepolisian untuk menyelidiki penyebab ledakan tersebut.
“Kami menyampaikan belasungkawa dan penuh duka kepada keluarga peneliti senior Maria Vittoria dan Fulvio Filace atas peristiwa tragis tersebut. kami memanjatkan doa untuk mereka dan solidaritas yang tulis kepada semua orang yang mengenal dan mencintai mereka,” tulis Life-Save dalam situs resminya.
Sementara itu, kit yang dibuat oleh Life-Save ini, adalah panel surya di kap dan atap mobil untuk mengisi baterai pada kendaraan. Baterai ini menggerakkan dua motor listrik yang dapat dipasang ke roda belakang kendaraan berpenggerak roda depan.
Proyek ini pertama kali muncul dari penelitian yang dilakukan di Universitas Salerno. Life-Save mendapatkan suntikan data dari Uni Eropa sebesar 1,8 juta euro atau sekitar Rp 29 miliar untuk pengembangan proyek ini.
