Mazda Indonesia Diminta Produksi Mobil Listrik MX-30

JAKARTA, AVOLTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita sudah memastikan bahwa Mazda akan melakukan pembangunan pabrik pada tahun 2024 di Indonesia. Fasilitas tersebut nantinya bakal dijadikan sebagai pusat ekspor untuk wilayah ASEAN dan Australia.

Selain itu, Agus juga meminta kepada jenama otomotif asal Jepang itu untuk mendukung program percepatan elektrifikasi di Indonesia. Salah satunya bisa memproduksi mobil listrik di dalam negeri.

“Kami mengharapkan Mazda dapat mempertimbangkan produk Mazda MX-30 (EV) sebagai salah satu line-up yang diproduksi di Indonesia,” ujar Agus belum lama ini di Jakarta.

Managing Executive Officer Mazda Motor Corporation Hironoki Tanaka menanggapi permintaan Menperin. Menurut Tanaka, pihaknya tengah melakukan kunjungan kedua ke Indonesia. Diharapkan, hasil kunjungan tersebut, perusahaan dapat segera menentukan model yang akan diproduksi pabrik barunya nanti.

Menyoal MX-30, Managing Director PT Eurokars Motor Indonesia Ricky Thio pernah menyebutkan kalau kemungkinan mobil listrik itu dijual di Tanah Air begitu besar, namun sejauh ini masih harus menunggu keputusan dari prinsipal.

“Kalau secara langsung kami melihat misalnya Tokyo Motor Show ada MX-30, jadi secara global kami juga bergerak soal mobil listrik, tapi menunggu arahan dari global juga. Saat Indonesia siap tentu kita akan hadirkan kendaraan listrik yang sesuai,” ujar dia beberapa waktu lalu.

Secara spesifikasi, MX-30 merupakan model battery electric vehicle (BEV) yang pertama kali dirilis di Tokyo Motor Show 2019. Mobil listrik ini dibenamkan sumber tenaga yang disebut e-SkyActiv dan menggunakan serat botol plastik daur ulang dan gabus pada interiornya.

CATEGORIES
TAGS