Home Cerita Kemenko Marves Klaim Motor Listrik Subsidi Laris Manis

Kemenko Marves Klaim Motor Listrik Subsidi Laris Manis

6
0
Gesits Raya (PR)

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah telah resmi memberikan subsidi untuk pembelian sepeda motor listrik, sebesar Rp 7 juta. Bahkan, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mengklaim, sudah sebanyak 381 unit sepeda motor listrik subsidi yang terjual hingga 20 Mei 2023.

Dijelaskan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Rachmat Kaimuddin, jumlah 381 unit sepea motor listrik yang sudah terjual ini, berdasarkan data situs Sistem Informasi Pemberian Bantuan Pembelian Kendaraan Listrik Roda Dua (Sisapira).

“Berdasarkan data situs Sisapira, hingga 20 Mei 2023, tercatat 381 unit motor listrik yang sudah laku terjual,” ujar Rachmat dikutip dari Detik, ditulis Minggu (21/5)/2023.

Lanjut Rachmat, memang pemberian insentif untuk Kendaraan Listrik Bermotor Berbasis Baterai (KLBB) ini justru yang mengalami permintaan signifikan adalah program konversi. Hal tersebut, berdasarkan data yang ada di pemerintah dengan lebih dari 200 pemohon mengajukan konversi motornya menjadi listrik.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan baru 106 unit yang mendaftar untuk pengajuan pembelian sepeda motor listrik. Padahal, untuk alokasi insentif ini hingga akhir 2023, adalah sebanyak 200 unit.

“106 yang masuk aplikasi (per hari ini), ada sesuatu dong. Untuk itu dari pemerintah merespon ada apa ini? Mesti ada sesuatu yang buat tidak nyaman,” ujar Moeldoko beberapa waktu lalu.

Menanggapi terkait subsidi yang belum menarik minat masyarakat, pemerintah telah melakukan apat koordinasi dan evaluasi, serta memberikan masukan dan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), apakah restitusi (pembayaran dari pemerintah) yang diterapkan memberatkan dan terlalu ribet untuk diler ataupun konsumen.

“Ini evaluasi orang beli kan ada aplikasinya, dari sini bisa dilihat populasi untuk itu kita respon, kenapa kok yang beli baru sedikit. Jadi, dasarnya dari masyarakat sudah diberi kesempatan subsidi tapi kok gak direspon, ada apa?,” tukas Moeldoko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here