Inden bZ4X Setahun, Toyota Utamakan Kebutuhan Pemerintah

Toyota Siap produksi Baterai di Indonesia tahun ini (Toyota global)

JAKARTA, AVOLTA – PT Toyota Astra Motor (TAM) mengklaim masyarakat yang sudah melakukan pemesanan Toyota bZ4X sejak akhir 2022 hingga awal tahun ini sudah tembus lebih dari 1.000 unit. Namun konsumen tersebut harus menunggu lama karena daftar tunggunya sampai 2024.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT TAM menjelaskan bahwa, permintaan dari konsumen terus bertambah, dan pelanggan rela antre lama untuk mendapatkan mobil listrik ini. Tapi, karena suplai terbatas, dan prioritas memenuhi kebutuhan pemerintah, kondisinya menjadi inden hingga tahun 2024.

“Jujur kita prioritaskan kebanyakan untuk pemerintah dahulu dan penggunaan seperti KTT ini,” tutur Anton di acara Serah Terima 65 unit Toyota bZ4X untuk KTT ASEAN 2023, Senin (17/4/2023).

Selain itu, kata Anton secara global bZ4X juga permintaannya tinggi di sejumlah negara, sedangkan hanya diproduksi di Jepang dan belum bisa memenuhi semua permintaan.

Toyota bZ4X meluncur di Indonesia, 10 November 2022. (Toyota)

“Kita sudah hitung, inden sudah 1.000 lebih. Kira-kira ancar-ancar produksi plus penggunaan dari pemerintah, tahun ini masih belum, paling cepat tahun depan atau tahun depannya lagi (untuk customer),” ujar Anton.

Meski demikian, TAM terus berusaha untuk meminta tambahan suplai untuk Indonesia. Tapi secara global, ada masalah baru yang muncul, bukan lagi cip semikonduktor tapi material baterai yang kurang.

“Mudah-mudahan semester II ini atau awal tahun depan suplai baterai pulih. Dengan pulih, kita bisa berikan janji delivery yang lebih cepat ke customer,” kata Anton.

CATEGORIES
TAGS