Dicaplok Indomobil, Mercy Indonesia Ganti Identitas

Mobil listrik Mercedes-Benz EQS sedan sudah lebih dahulu dijual ke pasar. (Mercedes-Benz)
JAKARTA, AVOLTA – PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (Indomobil) dan Inchcape Motors Private Limited (Inchcape), resmi mengambil alih fungsi distribusi dan peraakitan Mercedes-Benz di Indonesia. Pengalihan tersebut, bertujuan untuk memperkuat posisi pabrikan asal Jerman ini di Tanah Air.
Sebelum diakuisisi, terdapat dua perusahaan yang menjalankan bisnis Mercedes-Benz di Indonesia, yaitu Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) untuk urusan penjualan serta Mercedes-Benz Indonesia (MBIna) untuk perakitan, yang berada di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.
Dijelaskan Kariyanto Hardjosoemarto, Head of Marketing Communication and Public Relations MBDI, saat ini pemilik baru jenama Bavarian ini di Indonesia tengah menyiapkan nama baru untuk pengganti MBDI dan MBIna.
“Nama PT MBDI dan PT MBIna ke depan akan digantikan dengan nama perusahaan baru yang saat ini sedang dalam proses penyiapan oleh Inchcape dan Indomobil,” ujar Kariyannto, disitat dari CNN Indonesia, ditulis Senin (3/4/2023).

Lanjut Kariyanto, untuk perubahan sebagai bagian dari proses akuisisi ini, memang hanya sebatas nama. Sedangkan untuk struktur organisasi perusahaan, dan juga karyawan tetap akan sama.
“Secara struktur, karyawan yang ada di dalam akan tetap sama, hanya nama saja yang berbeda,” tegasnya.
Sementara itu, dalam proses pencaplokan Mercedes-Benz oleh Indomobil dan juga Inchape, nantinya akan ada perusahaan baru yang 100% dimiliki oleh Mercedes-Benz untuk mendukung dan mengarahkan pemilik baru.
Akuisisi ini sendiri, akan membuat saham Mercedes-Benz AG 100% dimiliki oleh Inchcape dan Indomobil, dengan masing-masing sebesar 70% dan 30%.
