Home Cerita Keputusan Pemerintah Batal Kasih Insentif Mobil Hybrid Dikirik

Keputusan Pemerintah Batal Kasih Insentif Mobil Hybrid Dikirik

7
0
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. (Industri.co.id)

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian batal memberikan insentif untuk mobil berteknologi hybrid. Alasannya, karena mobil hibrida dianggap bukan bagian dari ekosistem kendaraan listrik yang dikembangkan di Indonesia.

Padahal, pemerintah sudah mengumumkan bahwa hybrid akan dapat subsidi Rp 40 juta, dan mobil listrik Rp 80 juta. Tapi pada kenyataannya pernyataan itu jadi harapan palsu bagi para produsen otomotif yang menjual mobil hybrid di Indonesia.

“Karena kami punya ekosistem, ada baterai dan nikel. Jadi itu yang mau kami dorong,” ucap Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita belum lama ini di Jakarta.

Sontak langkah pemerintah itu langsung mendapatkan kritikan dari akademisi. Salah satunya, yaitu Rifqi Isnanda, dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).’

Toyota Kijang Innova Zenix berteknologi hybrid, produksi Karawang. (TMMIN)

Menurut dia, keputusan pemerintah yang batal memberikan subsidi terhadap mobil elektrifikasi jenis hybrid di Indonesia sangat tidak tepat.

Sebab, ia berpendapat mobil hybrid dalam penggunaannya juga dapat membantu menekan emisi sehingga berdampak baik buat lingkungan.

“Karena kalau sekarang kalau menurut saya itu (mobil hybrid) bisa menjadi alternatif,” ungkap Rifqi beberapa waktu lalu di Jakarta.

Bukan hanya itu, Rifqi juga menilai pabrikan mobil hybrid saat ini turut membantu menjaga iklim investasi dalam negeri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here