Daihatsu Bangun Pabrik di Karawang, Relokasi Bisa Bikin EV

Seremoni pembangunan pabrik baru Daihatsu di Karawang, untuk relokasi. (Avolta)

JAKARTA, AVOLTA – Peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk pabrik barunya di Kawasan Industri Suryacipta Karawang, Jawa Barat telah dilakukan oleh PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Fasilitas perakitan ini, merupakan relokasi dari pabrik line 1 yang berada di Sunter, Jakarta Utara.

Pabrik terbaru dari merek asal Jepang ini, akan digunakan untuk memproduksi model MPV dan SUV, di antaranya adalah Daihatsu Xenia, Toyota Avanza, Daihatsu Terios, dan juga Toyota Rush. Kapasitas produksinya, adalah sebanyak 140 ribu unit per tahun.

“Pembaruan pabrik ini merupakan tonggak penting kami untuk menuju masa depan, serta wujud komitmen kami untuk kerjasama lebih lanjut dengan Indonesia,” ujar Yasushi Kyoda, Presiden Direktur PT ADM, dalam sambutannya saat seremonial groundbreaking pabrik barunya, Kamis (2/2/2023).

Lanjut Yasushi, pabrik yang menelan investasi sebesar Rp 2,9 triliun ini, akan mengadopsi konsep E-SSC atau Evolution, Simple, Slim, dan Compact. Selain itu, fasilitas ini juga dapat memenuhi berbagai aspek aktivitas produksi, seperti dibekali dengan teknologi modern, lingkungan dan tempat kerja yang lebih aman dan nyaman bagi karyawan, kualitas dan tingkat pengiriman yang lebih cepat, serta ramah lingkungan.

Selain itu, seremonial pembangunan pabrik baru ini, juga membuktikan usaha dalam memenuhi target karbon netral sesuai dengan pembangunan berkelanjutan atau SDG’s untuk Indonesia pada masa depan.

“Pabrik baru ini didesain untuk bisa memproduksi mobil listrik juga sehingga kita bisa mempersembahkan produk terbaik bagi konsumen Indonesia dan dunia,” jelas Yasushi.

Sementara itu, Direktur Pemasaran PT ADM, Sri Agung Handayani mengatakan, pembangunan pabrik plant line 2 di Karawang ini akan memakan waktu satu hingga dua tahun ke depan.

“Jadi, pembangunan pabrik direncanakan selesai Desember 2024, dan nantinya secara produktif kita akan mulai pada Januari 2025,” tegas Sri Agung.

Sebagai informasi, fasilitas pabrik baru yang akan dibangun ini nantinya akan memanfaatkan energi terbarukan yang dapat mengurangi kadar emisi karbon hingga 20%.

CATEGORIES
TAGS