Indikasi BYD Segera Hadir di Indonesia

Suasana booth pameran BYD di Paris Motor Show 2022. (BYD Europe)
JAKARTA, AVOLTA – Indonesia lagi membangun ekosistem kendaraan listrik agar bisa bersaing dengan industri global. Langkah yang dilakukan, yaitu mendorong produsen untuk menanamkan investasi di Tanah Air karena secara sumber daya alam (SDA) sangat mendukung.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, beberapa perusahaan kendaraan listrik ternama di dunia dipastikan bakal berinvestasi di Indonesia, termasuk BYD, Tesla, dan Hyundai.
Menurut dia, hasil ini merupakan buah kebijakan investasi dan insentif didorong untuk menciptakan ekosistem industri yang komprehensif dan berdaya saing tinggi.
“Semua pemain besar mobil listrik di dunia pun akan masuk di kita. BYD, Tesla, Hyundai sudah memfinalisasi perjanjian-perjanjian Indonesia dengan keputusan kita. Dan bisa di-announcement segera, maka pemain besar itu akan masuk ke Indonesia,” ungkap Luhut dalam Rakornas Forkopimda, Selasa (17/1/2023).
Luhut melanjutkan, pengembangan hilirisasi sumber daya mineral di Indonesia terus ditingkatkan. Sebagai contoh nikel, bauksit akan dilanjutkan jenis sumber daya mineral yang lain menjadikan Indonesia dilirik oleh pabrikan luar.
Bukan hanya itu, perusahaan produsen baterai listrik asal China, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL) juga telah menandatangani kesepakatan investasi dengan Holding BUMN Tambang atau MIND ID.
Menariknya, BYD sebelumnya sudah mengumumkan bakal investasi pabrik perakitan di Thailand dan pembangunan pabrik komponen di Vietnam. Jadi, salah satu opsinya menjadikan Indonesia hanya sebagai pasar, memanfaatkan pajak 0% antar negara ASEAN.
